Tuesday, May 5, 2015

Putus Asa Ketika ditolak Berkali-kali


Ada mungkin seorang ikhwan yang melamar akhwat (Baca: Perempuan) berkali-kali, namun berkali-kali pula dia ditolak. Setelah beberapa kali ditolak, kemudian ia merasa berputus asa karenanya. kemudian ia  berputus asa untuk menikah, ia merasa nasib sudah tidak berpihak padanya untuk masalah jodoh. Atau ia percaya guyonan temannya, mereka itu berkata bahwa kalau orang ditolak berkali-kali itu kemungkinannya cuman dua. Pertama, jodohnya telah mati, dan kedua, jodohnya tidak di dunia. tapi yang terakhir ini enggak banget. bukan muslim banget kalau pesimisnya sampai segitunya. hehe

Ini tentu salah, yakni berputus asa untuk melanjutkan semangat melamar untuk menikah. Orang yang berakal sepatutnya tidak kendur semangatnya untuk menikah dan tidak berputus asa terhadap rahmat Allah. Sebaiknya ia terus dan terus mencoba berbagai cara yang baik dan selalu meminta pertolongan dan taufik Tuhannya. Sebab, bisa jadi penolakan yang berkali-kali itu mengandung kebaikan yang tidak diketahuinya. Barangkali dia memiliki seorang jodoh yang masih menantinya yang lebih daripada beberapa akhwat yang pernah menolaknya. 

Maka, kenapa kita musti pesimis? kenapa kita tidak berucap saja "Mungkin jodoh itu belum tiba"? atau "Allah masih menyiapkan yang paling baik untukku"

             Kebaikan tidaklah jauh selama Allah tetap diharapkan
             Asa rahmat tiada putus selama di hati masih ada iman

bangkitlah pemuda, harapan itu masih ada, penduduk Indonesia itu sekitar 230 juta. dan perbandingan laki-laki perempuan masih sekitar 50:50, terlebih bagi lulusan lulusan perguuan kedinasan yang rata-rata akhwatnya lebih banyak tiga kalinya daripada ikhwan. akhwat masih terlalu banyak untuk menimbulkan pertanyaan, "Mengapa engkau berputus asa?"

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Putus Asa Ketika ditolak Berkali-kali

0 comments:

Post a Comment