Wednesday, April 22, 2015

Cocokkanlah Istrimu dan kedua orang tuamu dengan 4 hal ini..!!

Assalamu'alaikum warohmatullah.. 

Perceraian sepertinya semakin menjadi fenomena yang lumrah terjadi sekarang ini. salah siapakah ini? suami kah? istrikah? bisa jadi, tapi betapa tidak sedikit hal itu disebabkan oleh adanya kaitan dengan orang tua.

Salah satu kesalahan yang dilakukan oleh banyak suami adalah dia melihat ketidakcocokan antara isterinya dengan kedua orang tuanya, tetapi tidak berusaha mendamaikan, mencocokkan, dan mengakurkan mereka. Bahkan kerap kali si suami melakukan hal-hal yang memanasi permusuhan itu dan membuat hati mereka saling tidak suka. Bisa jadi dia berlebihan dalam menunjukan rasa cinta kepada istrinya dihadapan kedua orang tuanya, sementara disaat yang sama dia berkata-kata kasar terhadap orang tuanya. Dan barangkali dia menzhalimi istrinya dan memercayai segala apa yang dikatakan oleh orang tuanya tentang pribadi istrinya, padahal mungkin saja si istri tidak bersalah dan justru orang tuanya yang bersalah.

Mungkin juga kedua orang tuanya atau salah satunya memiliki perangai yang keras sehingga tidak seorangpun bisa membuatnya senang, lantas si orang tua mendesaknya untuk menceraikan istrinya, padahal istrinya tidak layak untuk diceraikan. Mungkin saja si orang tua membakar emosinya dan membuatnya merasa istrinya telah memperlakukan dirinya seenaknya, lantas dia memercayai kata-kata itu, padahal dia tidak pernah memberi istrinya lebih daripada haknya, atau bahkan dia malah memberinya kurang dari haknya. 

Nah, bagaimana solusinya jika kondisinya demikian? Apakah si suami sebaiknya diam saja dan pura-pura tidak terjadi apa-apa? Ataukah dia memercayai segala perkataan orang tuanya tentang pribadi istrinya? Atau sebaiknya dia berlaku buruk terhadap kedua orang tuanya dan menilai bodoh pendapat keduanya serta membantah dengan keras dan kasar?

Tidaklah, tentu saja tidak. Dia hanya harus mengerahkan kesungguhannya untuk mendamaikan dan mempersatukan mereka. Kekuatan kepribadian dalam diri manusia tampak pada kemampuannya menyeimbangkan antara hak dan kewajiban yang ada kalanya saling bertentangan dalam pandangan sebagian orang sehingga orang itu tertipu, kebingungan, dan ragu-ragu.

Dari sinilah tampak kebijaksanaan manusia dalam kemampuannya menuaikan hak setiap orang yang berhak tanpa menzhalimi seorangpun. Salah satu keaungan syari'at adalah ia datang membawa hukum-hukum yang seimbang antara banyak faktor. Orangtua memiliki hak. Namun Istri juga memiliki hak. Dan tidak ada pertentangan antara kedua hak itu. Suami yang cerdas dan bijak mampu memberi setiap orang yang berhak akan haknya masing-masing.

Banyak keburukan sosial dan permasalahan keluarga terjadi akibat tidak seimbangnya hal tersebut. Beikut ini tips dari Syaikh Muhammad bin Ibrahim al Hamid bagi para suami untuk mencocokkan antara kedua orangtuanya dan istrinya:

a. Menjaga perasaan kedua orang tua dan memahami watak mereka

Ini dilakukan dengan tidak menghentikan bakti kepada orang tua setelah menikah dan tidak terlalu menampakkan rasa cinta kepada istri didepan orang tua secara berlebihan, apalagi jika orang tua berskarakter keras. Sebab, tindakan menunjukan rasa cinta yang berlebihan bisa membuat mereka berdua merasa cemburu, terutama ibu.

b. Berlaku adil kepada Istri

Ini dilakukan dengan mengenali haknya dan tidak mempercayai begitu saja setiap perkataan kedua orang tua tentang istrinya, melainkan dia harus memastikan kebenarannya sambil terus berprasangka baik kepada istri, karena ia pantas mendapat perlakuan demikian.

c. Menumbuhkan sifat saling memahami

Ini dilakukan dengan - misalnya - berpesan kepada istrinya agar meberikan hadiah kepada orang tuanya atau membelikan hadiah-hadiah tertentu dan menyerahkan kepada istrinya untuk diberikan kepada kedua orang tuanya. Itu adalah salah satu hal yang bisa melembutkan hati, mengenyahkan dendam serta iri hati, dan menimbulkan kasih sayang.

d. Saling memahami dengan istri

Ini bisa dilakukan misalnya dengan berkata kepada istri, "Kedua orang tuaku adalah agian dari diriku yang tidak bisa dipisahkan. Betapapun tersiksanya perasaanku, aku tidak akan mendurhakai mereka. Begitupun denganmu, dirimu juga merupakan bagian dari diri ini, yang tidak mungkin bisa dipisahkan. cintaku kepadamu akan semakin bertambah jika engkau mampu bersabar terhadap orang tuaku, apalagi jika kita (aku dan kamu) mau mengurus mereka ketika mereka berusia lanjut kelak. engkau juga kelak akan menjadi ibu untuk anak-anakku, dan mungkin saja engkau akan mengalami hal seperti ini, maka apa yang kiranya engkau senangi perihal sikap anak kita kepadamu? tentu perlakuan baik dari anak-anak kita kan.



Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cocokkanlah Istrimu dan kedua orang tuamu dengan 4 hal ini..!!

0 comments:

Post a Comment